<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>-=[banksonk a.k.a bento]=- &#187; kehidupan</title>
	<atom:link href="http://www.kukukakikukakukaku.com/tag/kehidupan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kukukakikukakukaku.com</link>
	<description>www.kukukakikukakukaku.com</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Aug 2011 04:14:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mama Aku Ingin Hidup</title>
		<link>http://www.kukukakikukakukaku.com/mama-aku-ingin-hidup.sonk</link>
		<comments>http://www.kukukakikukakukaku.com/mama-aku-ingin-hidup.sonk#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 10:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bento</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[aborsi]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[freesex]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ingin]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[mama]]></category>
		<category><![CDATA[menangis]]></category>
		<category><![CDATA[mungil]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[putri]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[tangisan]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kukukakikukakukaku.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Mama sayang&#8230;&#8230;
Aku di surga sekarang, duduk di pangkuan Tuhan.
Ia mengasihiku dan menangis bersamaku sebab pedih pilu hatiku
Begitu ingin aku menjadi putri mungil mu.
Tidak terlalu mengerti aku akan apa yang telah terjadi.
Aku begitu bergairah ketika mulai menyadari keberadaanku
Aku ada di suatu tempat yang gelap, namun nyaman.
Aku melihat aku punya jari-jari dan jempol.
Aku cantik seturut perkembanganku, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mama sayang&#8230;&#8230;</p>
<p>Aku di surga sekarang, duduk di pangkuan Tuhan.<br />
Ia mengasihiku dan menangis bersamaku sebab pedih pilu hatiku<br />
Begitu ingin aku menjadi putri mungil mu.</p>
<p>Tidak terlalu mengerti aku akan apa yang telah terjadi.<br />
Aku begitu bergairah ketika mulai menyadari keberadaanku<br />
Aku ada di suatu tempat yang gelap, namun nyaman.<br />
Aku melihat aku punya jari-jari dan jempol.<br />
Aku cantik seturut perkembanganku, tapi belum siap meninggalkan tempatku.</p>
<p>Aku menghabiskan sebagian besar waktuku dengan berpikir atau tidur.<br />
Bahkan sejak hari-hari pertamaku, aku merasakan ikatan istimewa antara engkau dan aku.</p>
<p>Kadang aku mendengarmu menangis, dan aku menangis bersamamu<br />
Kadang engkau berteriak dan memaki, lalu aku menangis<br />
Aku dengar Papa memaki balik<br />
Aku sedih dan berharap engkau akan segera baik kembali</p>
<p>Aku heran mengapa engkau begitu sering menangis<br />
Suatu hari engkau menangis hampir sepanjang hari<br />
Pilu hatiku karenanya</p>
<p>Tak dapat kubayangkan mengapa engkau begitu berduka<br />
Pada hari itu juga, hal yang paling mengerikan terjadi<br />
Suatu monster yang amat keji masuk ke tempat hangat dan nyaman di mana aku berada<br />
Aku sangat takut, aku mulai menjerit, tapi tak sekalipun engkau berusaha menolong<br />
Mungkin engkau tak pernah mendengarku…</p>
<p>Monster itu semakin lama semakin dekat sementara aku terus berteriak,<br />
“Mama, Mama, tolong aku&#8230; Mama&#8230; tolong aku.”<br />
Suatu teror yang ngeri aku rasakan<br />
Aku berteriak dan berteriak&#8230;<br />
hingga tak sanggup lagi..</p>
<p>Lalu monster itu mulai mencabik lenganku<br />
Sungguh sakit rasanya, sakit yang tak kan pernah dapat kuungkapkan dengan kata<br />
Monster itu tidak berhenti<br />
Oh….bagaimana aku harus mohon agar ia berhenti<br />
Aku menjerit sekuat tenaga sementara ia mencabik putus kakiku.</p>
<p>Sepenuhnya aku dalam kesakitan, aku sekarat.<br />
Aku tahu tak kan pernah aku melihat wajahmu atau mendengarmu membisikkan betapa engkau mengasihiku<br />
Aku ingin menghapus butir-butir air matamu<br />
Aku punya begitu banyak rencana untuk membuatmu bahagia, Mama&#8230;<br />
Tapi aku tak dapat&#8230;</p>
<p>Mimpi-mimpiku musnah sudah.<br />
Walau menanggung sakit tak terperi pedih dan pilunya hati kurasakan melampaui segalanya<br />
Lebih dari segalanya aku ingin menjadi putrimu..<br />
Tak ada gunanya sekarang, aku meregang nyawa dalam sengsara tak terkatakan..<br />
Hanya hal-hal buruk yang terlintas di benakku..<br />
Begitu ingin aku mengatakan bahwa aku mengasihimu, sebelum aku pergi..<br />
Tapi, aku tak tahu kata-kata yang dapat engkau mengerti.<br />
Dan segera saja, aku tak lagi punya napas untuk mengatakannya;</p>
<p>aku mati&#8230;.<br />
Aku merasa diriku terangkat, seorang malaikat besar membawaku ke suatu tempat yang besar dan indah.<br />
Aku masih menangis, tapi segala rasa sakit tubuhku sirna sudah<br />
Malaikat membawaku kepada Tuhan dan membaringkanku dalam pelukanNya<br />
Tuhan mengatakan bahwa Ia mencintaiku.<br />
Lalu, aku merasa bahagia. Kutanya pada-Nya, apa itu yang membunuhku.</p>
<p>Jawab-Nya,<br />
“Aborsi, Aku menyesal anak-Ku; karena Aku tahu bagaimana ngeri rasanya.”</p>
<p>Aku tidak tahu apa itu aborsi;<br />
Aku yakin kalau itu adalah nama monster itu..<br />
Aku menulis untuk mengatakan betapa aku mengasihimu&#8230;<br />
dan mengatakan padamu betapa ingin aku menjadi putri mungilmu&#8230;</p>
<p>Aku telah berjuang sehabis-habisnya untuk hidup,<br />
aku ingin hidup……!</p>
<p>Kuat keinginanku, tapi aku tak mampu;<br />
monster itu terlalu kuat…Dicabik-cabiknya lengan dan kakiku dan akhirnya seluruh tubuhku&#8230;</p>
<p>Tak mungkin bagiku untuk hidup..<br />
Aku hanya ingin engkau tahu bahwa aku berusaha tinggal bersamamu..</p>
<p>Aku tidak mau mati!<br />
Juga Mama, berhati-hatilah terhadap monster bernama aborsi itu<br />
Mama aku mengasihimu..</p>
<p>Aku sedih engkau harus menanggung rasa sakit seperti yang kualami.<br />
Berhati-hatilah,</p>
<p>Peluk cium,<br />
Bayi Perempuanmu………</p>
<p style="text-align: right;"><em>source: Silent Scream of a Baby</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kukukakikukakukaku.com/mama-aku-ingin-hidup.sonk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibu</title>
		<link>http://www.kukukakikukakukaku.com/ibu-dan-anak.sonk</link>
		<comments>http://www.kukukakikukakukaku.com/ibu-dan-anak.sonk#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 11:56:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bento</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[darah]]></category>
		<category><![CDATA[dilahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[embrio]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[janin]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[lahir]]></category>
		<category><![CDATA[mati]]></category>
		<category><![CDATA[melahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[sperma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kukukakikukakukaku.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin sebuah lyric lagu ini dapat menggambarkan sebagian kecil jerih payah seorang IBU yang telah ikhlas melahirkan dan merawat serta memberikan kasih sayang kepada anaknya&#8230;.seperti berada dalam video dibawah&#8230;.i luv u mom  
ibu &#8211; iwan fals
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah&#8230; penuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin sebuah lyric lagu ini dapat menggambarkan sebagian kecil jerih payah seorang IBU yang telah ikhlas melahirkan dan merawat serta memberikan kasih sayang kepada anaknya&#8230;.seperti berada dalam video dibawah&#8230;.i luv u mom  <img class="lmbbox_smileys_img" src="http://www.kukukakikukakukaku.com/wp-content/plugins/lmbbox-smileys/smileys/tb/wub.gif" alt=":wub_tb:" /></p>
<p>ibu &#8211; iwan fals</p>
<p>Ribuan kilo jalan yang kau tempuh<br />
Lewati rintang untuk aku anakmu<br />
Ibuku sayang masih terus berjalan<br />
Walau tapak kaki, penuh darah&#8230; penuh nanah<br />
Seperti udara&#8230; kasih yang engkau berikan<br />
Tak mampu ku membalas&#8230;ibu&#8230;ibu</p>
<p>Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu<br />
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu<br />
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku<br />
Dengan apa membalas&#8230;ibu&#8230;ibu&#8230;.<br />
Seperti udara&#8230; kasih yang engkau berikan<br />
Tak mampu ku membalas&#8230;ibu&#8230;ibu </p>
<p><object width="756" height="240" ><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="movie" value="http://www.facebook.com/v/1152639254655" /><embed src="http://www.facebook.com/v/1152639254655" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="756" height="240"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kukukakikukakukaku.com/ibu-dan-anak.sonk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

