<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>-=[banksonk a.k.a bento]=- &#187; kasih sayang</title>
	<atom:link href="http://www.kukukakikukakukaku.com/tag/kasih-sayang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kukukakikukakukaku.com</link>
	<description>www.kukukakikukakukaku.com</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Aug 2011 04:14:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perempuan Itu (Kadang) Bodoh</title>
		<link>http://www.kukukakikukakukaku.com/perempuan-itu-kadang-bodoh.sonk</link>
		<comments>http://www.kukukakikukakukaku.com/perempuan-itu-kadang-bodoh.sonk#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 22:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bento</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bodoh]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[gadis]]></category>
		<category><![CDATA[gila]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[kadang]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[kebanyakan]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>
		<category><![CDATA[laki laki]]></category>
		<category><![CDATA[lelaki]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>
		<category><![CDATA[sering]]></category>
		<category><![CDATA[stupid]]></category>
		<category><![CDATA[tergila gila]]></category>
		<category><![CDATA[terluka]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kukukakikukakukaku.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Perempuan itu (kadang) bodoh.
Jika ada pemuda yang mendekati, akan mengira bahwa pemuda memiliki perasaan lebih padanya. Bahkan walau isi pesannya hanya “halo, sedang apa?”
Perempuan itu (kadang) bodoh.
Jika seorang pemuda mulai mengajaknya mengobrol dengan sering dan atau suka meneleponnya sesaat sebelum tidur, perempuan akan merasa kegirangan tanpa sebab yang jelas.
Perempuan itu (kadang) bodoh.
Setelah si pemuda mulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perempuan itu (kadang) bodoh.<br />
Jika ada pemuda yang mendekati, akan mengira bahwa pemuda memiliki perasaan lebih padanya. Bahkan walau isi pesannya hanya “halo, sedang apa?”</p>
<p>Perempuan itu (kadang) bodoh.<br />
Jika seorang pemuda mulai mengajaknya mengobrol dengan sering dan atau suka meneleponnya sesaat sebelum tidur, perempuan akan merasa kegirangan tanpa sebab yang jelas.</p>
<p>Perempuan itu (kadang) bodoh.<br />
Setelah si pemuda mulai sering mengirimkan pesan, dan sering berbalas pesan juga, maka perempuan akan menjadikan si pemuda sebagai kebiasaannya. Menjadi kebiasaan seperti heroin. Yang jika tidak muncul sehari akan dicari-cari. Yang jika sehari saja tidak mengirim pesan akan terasa satu decade. Yang akan merasa ‘sakaw’ seperti berhenti dari kecanduan. Ya. Sungguh bodoh.</p>
<p>Perempuan itu (kadang) bodoh.<br />
Selalu merasa terganggu dengan setiap perlakuan dari setiap pemuda yang datang (dan juga pergi). Yang padahal mungkin bagi si pemuda tidak berbekas apapun, tapi baginya akan terasa sangat special.</p>
<p>Perempuan itu (kadang) bodoh.<br />
Yang akan selalu mematri setiap detail perkataan dan perlakuan dari seorang pemuda yang meninggalkannya dengan janji yang tidak pernah tertepati, yang akan selalu melihat semua pesan pesan yang pernah pemuda kirimi untuknya di masa lalu, bahkan walau kini pemuda itu telah menjalani hidup bersama perempuan lain yang manis selama 2 tahun.</p>
<p>Perempuan itu (kadang) bodoh.<br />
Yang tidak dapat dengan mudah “move on” untuk seorang pemuda yang padahal tidak pernah menyatakan bahwa pemuda itu “into you”.</p>
<p>Perempuan itu (kadang) bodoh.<br />
Yang akan selalu merasa pusing dan kebingungan untuk kehadiran dua hati dalam satu waktu. Meskipun dia tidak diminta memilih, tapi hatinya tetap tidak bisa memasukkan dua hati lain dalam satu waktu. Padahal mungkin hati hati lain yang hendak memasuki hatinya itu, hanya berkunjung.<br />
Iya. Perempuan itu (kadang) bodoh. Dia selalu tidak dapat dengan mudah untuk pergi meski semua pertaruhan sudah menunjukkan agar dia beranjak dari permainan.</p>
<p>Perempuan itu (kadang) bodoh.<br />
Karena dia dapat sekali dengan mudah dibuat berbesar hati dengan perkataan “stay by my side”<br />
Padahal, dia mestinya dapat menjaga hati untuk orang yang memang benar-benar berniat memasukkan dia dalam hatinya.<br />
Aku tidak suka menjadi perempuan bodoh itu, meski pada kenyataannya, aku tetaplah, perempuan yang (kadang) bodoh itu.</p>
<p>Perempuan yang sangat bodoh adalah aku. Iya. Sangat bodoh.<br />
Seharusnya aku tidak pernah membuka celah sedikitpun. Pada siapapun.<br />
…..<br />
Heartless and so numb. That’s all I feel.<br />
God knows its flow. Seharusnya…<br />
Seharusnya aku bisa sedikit pintar. Tuhan, lain kali, jangan bermain dengan hatiku lagi ya?</p>
<p>Aku terluka, Tuhan. Menjadi wanita bodoh.<br />
<code><br />
By: Wandiras Senja Larasati<br />
</code><br />
<code>source : lareosing.org</code></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kukukakikukakukaku.com/perempuan-itu-kadang-bodoh.sonk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mama Aku Ingin Hidup</title>
		<link>http://www.kukukakikukakukaku.com/mama-aku-ingin-hidup.sonk</link>
		<comments>http://www.kukukakikukakukaku.com/mama-aku-ingin-hidup.sonk#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 10:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bento</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[aborsi]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[freesex]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[ingin]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[mama]]></category>
		<category><![CDATA[menangis]]></category>
		<category><![CDATA[mungil]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[putri]]></category>
		<category><![CDATA[sex]]></category>
		<category><![CDATA[tangisan]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kukukakikukakukaku.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Mama sayang&#8230;&#8230;
Aku di surga sekarang, duduk di pangkuan Tuhan.
Ia mengasihiku dan menangis bersamaku sebab pedih pilu hatiku
Begitu ingin aku menjadi putri mungil mu.
Tidak terlalu mengerti aku akan apa yang telah terjadi.
Aku begitu bergairah ketika mulai menyadari keberadaanku
Aku ada di suatu tempat yang gelap, namun nyaman.
Aku melihat aku punya jari-jari dan jempol.
Aku cantik seturut perkembanganku, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mama sayang&#8230;&#8230;</p>
<p>Aku di surga sekarang, duduk di pangkuan Tuhan.<br />
Ia mengasihiku dan menangis bersamaku sebab pedih pilu hatiku<br />
Begitu ingin aku menjadi putri mungil mu.</p>
<p>Tidak terlalu mengerti aku akan apa yang telah terjadi.<br />
Aku begitu bergairah ketika mulai menyadari keberadaanku<br />
Aku ada di suatu tempat yang gelap, namun nyaman.<br />
Aku melihat aku punya jari-jari dan jempol.<br />
Aku cantik seturut perkembanganku, tapi belum siap meninggalkan tempatku.</p>
<p>Aku menghabiskan sebagian besar waktuku dengan berpikir atau tidur.<br />
Bahkan sejak hari-hari pertamaku, aku merasakan ikatan istimewa antara engkau dan aku.</p>
<p>Kadang aku mendengarmu menangis, dan aku menangis bersamamu<br />
Kadang engkau berteriak dan memaki, lalu aku menangis<br />
Aku dengar Papa memaki balik<br />
Aku sedih dan berharap engkau akan segera baik kembali</p>
<p>Aku heran mengapa engkau begitu sering menangis<br />
Suatu hari engkau menangis hampir sepanjang hari<br />
Pilu hatiku karenanya</p>
<p>Tak dapat kubayangkan mengapa engkau begitu berduka<br />
Pada hari itu juga, hal yang paling mengerikan terjadi<br />
Suatu monster yang amat keji masuk ke tempat hangat dan nyaman di mana aku berada<br />
Aku sangat takut, aku mulai menjerit, tapi tak sekalipun engkau berusaha menolong<br />
Mungkin engkau tak pernah mendengarku…</p>
<p>Monster itu semakin lama semakin dekat sementara aku terus berteriak,<br />
“Mama, Mama, tolong aku&#8230; Mama&#8230; tolong aku.”<br />
Suatu teror yang ngeri aku rasakan<br />
Aku berteriak dan berteriak&#8230;<br />
hingga tak sanggup lagi..</p>
<p>Lalu monster itu mulai mencabik lenganku<br />
Sungguh sakit rasanya, sakit yang tak kan pernah dapat kuungkapkan dengan kata<br />
Monster itu tidak berhenti<br />
Oh….bagaimana aku harus mohon agar ia berhenti<br />
Aku menjerit sekuat tenaga sementara ia mencabik putus kakiku.</p>
<p>Sepenuhnya aku dalam kesakitan, aku sekarat.<br />
Aku tahu tak kan pernah aku melihat wajahmu atau mendengarmu membisikkan betapa engkau mengasihiku<br />
Aku ingin menghapus butir-butir air matamu<br />
Aku punya begitu banyak rencana untuk membuatmu bahagia, Mama&#8230;<br />
Tapi aku tak dapat&#8230;</p>
<p>Mimpi-mimpiku musnah sudah.<br />
Walau menanggung sakit tak terperi pedih dan pilunya hati kurasakan melampaui segalanya<br />
Lebih dari segalanya aku ingin menjadi putrimu..<br />
Tak ada gunanya sekarang, aku meregang nyawa dalam sengsara tak terkatakan..<br />
Hanya hal-hal buruk yang terlintas di benakku..<br />
Begitu ingin aku mengatakan bahwa aku mengasihimu, sebelum aku pergi..<br />
Tapi, aku tak tahu kata-kata yang dapat engkau mengerti.<br />
Dan segera saja, aku tak lagi punya napas untuk mengatakannya;</p>
<p>aku mati&#8230;.<br />
Aku merasa diriku terangkat, seorang malaikat besar membawaku ke suatu tempat yang besar dan indah.<br />
Aku masih menangis, tapi segala rasa sakit tubuhku sirna sudah<br />
Malaikat membawaku kepada Tuhan dan membaringkanku dalam pelukanNya<br />
Tuhan mengatakan bahwa Ia mencintaiku.<br />
Lalu, aku merasa bahagia. Kutanya pada-Nya, apa itu yang membunuhku.</p>
<p>Jawab-Nya,<br />
“Aborsi, Aku menyesal anak-Ku; karena Aku tahu bagaimana ngeri rasanya.”</p>
<p>Aku tidak tahu apa itu aborsi;<br />
Aku yakin kalau itu adalah nama monster itu..<br />
Aku menulis untuk mengatakan betapa aku mengasihimu&#8230;<br />
dan mengatakan padamu betapa ingin aku menjadi putri mungilmu&#8230;</p>
<p>Aku telah berjuang sehabis-habisnya untuk hidup,<br />
aku ingin hidup……!</p>
<p>Kuat keinginanku, tapi aku tak mampu;<br />
monster itu terlalu kuat…Dicabik-cabiknya lengan dan kakiku dan akhirnya seluruh tubuhku&#8230;</p>
<p>Tak mungkin bagiku untuk hidup..<br />
Aku hanya ingin engkau tahu bahwa aku berusaha tinggal bersamamu..</p>
<p>Aku tidak mau mati!<br />
Juga Mama, berhati-hatilah terhadap monster bernama aborsi itu<br />
Mama aku mengasihimu..</p>
<p>Aku sedih engkau harus menanggung rasa sakit seperti yang kualami.<br />
Berhati-hatilah,</p>
<p>Peluk cium,<br />
Bayi Perempuanmu………</p>
<p style="text-align: right;"><em>source: Silent Scream of a Baby</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kukukakikukakukaku.com/mama-aku-ingin-hidup.sonk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

