Hari HIV/AIDS Sedunia

Departemen Pelmas-Misi BPH GBI bekerja-sama dengan beberapa mitra kerja dan pelayanan akan mengadakan peringatan Hari Aids Sedunia tahun 2009, jam 14:00 Wib (Jumat, 4 Desember 2009).
Kegiatan ini akan dipusatkan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan bergerak menuju ke Lapangan Banteng, Jakarta-Pusat. Di HI, peserta akan mempersembahkan teater jalanan, orasi,bagi-bagi stiker dan PIN kepada pengguna lalu-lintas di kawasan itu.Setibanya di Lapangan Banteng (+/- 17:00 Wib), acara akan diisi dengan talk show dengan nara sumber masing-masing Departemen Kesehatan, praktisi HAM, praktisi HIV Aids. Tidak hanya itu saja, acara juga akan dimeriahkan dengan pementasan musik, kabaret, pembacaan puisi dan lain-lain.
Acara ini didukung oleh Forum Komunitas Waria Indonesia (FKWI)se Jabodetabek, PD Ekklesia,Aliansi Muslim Papua, LSM Peduli HIV/Aids (Choose Life), Departemen PI-Misi GBI Gatot Subroto, Jakarta, BPD GBI DKI Jakarta, World Relief, Wahana Rebas Indonesia, Rumah Philia, Yayasan Bunga Bangsa Indonesia dan LSM-LSM mitra Pelmas – Misi BPH GBI.
Bagi pembaca, donatur yang rindu untuk berpartisipasi mensukseskan acara di atas, silahkan menghubungi Departemen Pelmas-Misi BPH GBI (021. 428.03.664) atau transfer dana ke CIMB Niaga Cabang Melawai, a/n. Departemen Pelayanan Masyarakat GBI, Rek No. 402-01-00360-001. Tuhan Yesus memberkati.
Peringatan Hari Aids Sedunia Selayang Pandang
Jumlah Penderita
Terjadi peningkatan jumlah kasus AIDS di Indonesia secara siknifikan saat ini. Hal ini tercermin dari jumlah kasus yang dilaporkan sampai dengan September 2009 yaitu mencapai 18.442 kasus (Sinar Harapan “Kasus Aids Meningkat Tajam”, halaman 8, Jumat, 13/11).Saat ini para penderita ini tersebar di 300 kabupaten/kota dan 32 propinsi di Indonesia. Usia terbanyak yang terjangkit penyakit ini ialah usia 15-29 tahun.
Sekretaris KPA Nasional, Nafsiah Mboi mengatakan di Jakarta (12/11) kasus-kasus Aids di Indonesia terlihat 10% dari jumlah kasus yang sebenarnya.Institusinya memprediksi jumlah HIV/AIDS ini mencapai 298.000 kasus. Sementara itu jumlah penderita yang dilaporkan 18.442 kasus dan kasus HIV+ mencapai 28.260 kasus. Dengan demikian, total penderita HIV/AIDS mencapai 46.702 kasus.
Nafsiah mengatakan peningkatan jumlah kasus penderita ini diakibatkan oleh hubungan seksual beresiko (seks bebas), suntikan, transfusi darah, sebagian kecil tertular melalui kehamilan, melalui alat-alat kerja. Resiko penularan akibat pemakaian alat-alat kerja menimpa para petugas medis misalnya kecelakaan akibat tertusuk jarum suntik bekas pakai secara tidak sengaja, pisau bedah, darah atau cairan lain pasien terkena luka terbuka atau hidung atau mulut atau mata petugas medis.
Simbol Peta Merah
Tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari Aids Internasional untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.Peringatan ini menggunakan lambang (simbol) Pita Merah dan digunakan secara internasional untuk melambangkan perang terhadap AIDS.
Penggagas konsep ini yaitu pada Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai Program-program untuk Pencegahan AIDS pada tahun 1988. Sejak saat itu, peringatan ini dilaksanakan pihak pemerintah, organisasi internasional dan yayasan amal di seluruh dunia.Pencetus pertama kali Hari AIDS Sedunia (Agustus 1987) yaitu James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva (Swis). Tahun ini, dunia internasional akan mengangkat tema “Hentikan AIDS. Jaga Janjinya – Akses Universal dan Hak Asasi Manusia”.
source : http://www.sinodegbi.org